Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2022

Nightmare

Seharusnya kau terus menggenggamku, seharusnya aku tak melepas genggamanmu. Entah aku entah kau, kita tak tahu harus berbuat pada waktu yang akhirnya membuat kita terpisah. Kini aku tersiksa, tenggelam dalam penyesalan yang tak berujung. Tak tahu harus bangkit dengan cara apa, memulai dari titik mana dan melewati waktu yang kian berlalu dengan pikiran yang kosong. Sejak saat itu segala yang ku lalui menjadi abu-abu. Kesempatan demi kesempatan datang. Mengapa tak ku sadari? Kali terakhir, aku tahu itu adalah kesempatan terakhir darimu. Bodohnya aku. Apa yang sekarang harus ku lakukan? Bagaimana menebus semuanya? Adakah jalan untuk berhenti meratap? Aku lelah, terlelap bersama rangkaian mimpi yang membuat hariku harus di awali perasaan yang buruk. Mimpi yang terus menghantui dan membuatku takut untuk tidur.  Ku rasa sebesar itulah penyesalanku hingga bayangmu terus menghantui sampai ke mimpiku. Bagiku kau adalah impianku, cita-citaku dan masa depanku hingga beberapa saat yang lalu. K...