Rasa nyaman merupakan pintu menuju sejuta rasa tak bernama. Kita dihadapkan pada keadaan dimana hati merasa bahagia, jantung yang sering berdebar dan wajah yang selalu tersenyum saat menatap gawai. Semuanya menjadi indah seakan-akan dunia sedang berpihak pada kita. Obrolan-obrolan yang membuat kita merasa bahwa kita sepemikiran, sepemahaman, saling mengerti juga sefrekuensi sering memabukan kita dalam sekejap. Hanya melalui sebuah obrolan, semudah itu kita merasa nyaman dengan seseorang. Jika sudah nyaman, pasti akan terus berlanjut waktu ke waktu, tahap demi tahap, secara perlahan namun pasti. Nyaman, jalani dan nikmati prosesnya. Status bukan lagi sesuatu yang prioritas. Namun kita sering lupa, tanpa status menjadikan kita bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa. Hubungan tanpa hak juga tanpa kewajiban. Kita sadar konsekuensi jatuh cinta adalah terluka. Namun kita tak pernah sadar bahwa konsekuensi menikmati sebuah kenyamanan adalah membawa kita pada kekecewaan dan keterpurukan seca...