Langsung ke konten utama

Hubungan Baru Dengan Cara Baru

Hari itu aku tidak tekejut ketika mendengar kabar bahwa Frans akan menikah pada minggu kedua di bulan Juni karena sebelumnya aku telah mendengar bahwa mereka sedang mempersiapkan pernikahan. Sialnya, aku merasa tak karuan. Aku merasa tak menentu dan hilang akal. Aku bingung ketika mendapatkan undangan pernikahan mereka. Semua perasaan tak nyaman berkumpul dan memuncak di satu titik teratas di diriku. Ternyata perasaan ini belum berakhir. Aku tidak mengatasinya dengan benar. 

Beberapa hari kemudian aku memasang aplikasi jodoh (Tinder) di ponseku, aku menumpahkan segala perasaan tak karuanku di aplikasi tersebut. Aku saling menyapa dengan banyak pria, baik pria lokal maupun pria asing. Siapapun yang ku jumpai disana ku sambut dengan terbuka. Cukup menghibur. Oh tidak. Sangat terhibur. Aku bertemu dengan seorang pria asing, aku jadi belajar bahasa inggris yang baik. Sangat menyenangkan. Dia bertanya padaku, apa yang aku cari di Tinder. Aku berkata, "i'm looking for a future husband", yang artinya aku mencari calon suami. Dia cukup terkejut dengan jawabanku, karena ternyata dia mencari teman untuk tidur. Kini giliranku yang terkejut. 

Ku jumpai banyak pria di aplikasi tersebut dan banyak yang baik walaupun banyak yang hanya berkata hai kemudian menghilang. Salah satu yang akrab denganku adalah pria berusia 21 tahun yang biasa ku panggil Jojo. Sejak awal perbincangan kami, obrolan apapun terasa sangat menyenangkan. Mulai dari membahas pekerjaan kami dan tujuan kami menggunakan Tinder hingga kami sedikit menceritakan masalah pribadi kami. Jojo termasuk pria baik yang tidak mencari teman tidur di aplikasi ini dan itu menarik perhatianku. Sungguh, dia benar-benar menarik perhatianku.

Singkat cerita orbolan kami berlanjut di LINE, saat itu dia minta ijin untuk menelponku dan kami mengobrol hingga larut malam. Ada rasa nyaman ketika aku mengobrol dengan pria kelahiran April 2000 ini. Dia dewasa dan matang berpikir dan beberapa hal. Dia memberiku banyak pemikiran baru soal mengurangi rasa egois dan mengatasi diri dari rasa bersalah pada diri sendiri. Aku merasa lega malam itu. Mendapat semangat baru dari orang baru memang selalu menyenangkan. Aku dapat tidur dengan nyenyak malam itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Multimedia dalam Pembelajaran Matematika

Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu (tool)   dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi. Peranan multimedia dalam pembelajaran adalah sebagai alat untuk menyampaikan pesan kepada siswa dengan menggabungkan beberapa media. Dalam proses pembelajaran, media berfungsi membawa informasi dari guru ke siswa. Sedangkan metode adalah prosedur untuk membantu siswa dalam menerima dan mengolah informasi untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran matematika di kelas cukup mempengaruhi tingkat pemahaman   dan penguasaan siswa tentang matematika. Hal ini mengaruskan pembelajaran matematika harus dikemas semenaik mungkin, salah satunya dalam penyampaian materi matematika. Cara menyampaikan materi yang monoton menyebabkan siswa merasa bosan ketika belajar. Penggunaan media pembelajaran matematika merupakan salah satu cara untu...

BIMBEL MATEMATIKA ONLINE DAN OFFLINE AREA YOGYAKARTA

  Les Private Matematika Online dan Offline Area Yogyakarta Persiapan Ulangan harian, Penilaian Tengah Semester, Penilaian Akhir semester. Tidak hanya mengajarkan RUMUS CEPAT tapi juga KONSEP DASAR.  Pembelajaran matematika yang sulit sering membuat siswa kesulitan dan memilih rumus cepat. Ini menjadi instan tapi membuat dasar matematika siswa menjadi tidak kuat sehingga kesulitan mengikuti pembelajaran matematika di jenjang yang lebih tinggi. Di sini kami tidak hanya membantu siswa membuat PR dan persiapan ujian tapi juga memperkuat konsep matematika dasar dan pemahaman siswa melalui pembelajaran yang menarik. Ayo segera hubungi untuk info lebih lanjut! Harga terjangkau dengan pengajar yang berpengalaman dan pembelajaran yang fun learning.

Lari Dari Zona Nyaman

Pilihan yang dibuat dengan terburu-buru terkadang membuat kita menyesali pilihan tersebut. Aku memutuskan sesuatu ketika sedang dalam masalah, cenderung lari untuk menyelesaikan masalah adalah hal yang sering ku lakukan. Menurutku pergi merupakan jalan terbaik karena dengan pergi semuanya akan berakhir. Nyatanya tidak begitu. Pergi tak membuat hatiku lebih baik, malah semakin terluka. Aku semakin tidak karuan, semakin sakit dan merasa selalu gelisah.  Kali ini aku pergi karena ingin mengakhiri hubunganku dengan kekasihku. Aku tidak dapat melanjutkan hubungan kami yang sudah berjalan 18 bulan ini. Tak mudah baginya untuk menerima semua alasanku karena apapun penjelasan yang aku sampaikan hanya akan menjadi sebuah alasan demi alasan yang terdengar menyebalkan untuknya. Ku katakan bahwa aku akan pergi melanjutkan pendidikan di Yogyakarta, dia bilang dia akan menunggu. Ku katakan bahwa kemungkinan aku tak akan kembali ke Bali, dia tidak menjawab. Aku muak dengan sikapnya yang tidak per...